Welcome Climb dari Tokushima. (Shikoku Cycling Trip #3)

Sambungan dari Shikoku Cycling Trip #2.
Suasana Takamatsu di pagi hari.
Selamat pagi Takamatsu. Pagi yang cerah untuk memulai aktifitas selanjutnya. Hotel tempat kami bermalam bernama The Celecton, berada di Kota Takamatsu yang merupakan ibu kota Kagawa Prefecture. Setelah sarapan dan mengemas semua barang bawaan, kami pun beranjak dari hotel dan melanjutkan perjalanan kami menuju Tokushima sekitar pukul 10 waktu setempat.

Destinasi pertama kami adalah Tokushima Ramen Todai, “Best Ramen In This Town”. Melihat semua orang lahap menyantap ramen pesanan mereka, lalu saya tanya kepada mereka .. Ken menjawab enak banget.. lebih enak daripada ramen yang sebelumnya pernah dia coba sebelumnya, lalu Shelly juga menjawab ..”oishiii…”.
Ramen Todai cukup ramai ketika waktu makan siang.

Setelah perut terisi kami menuju ke titik rute awal kami bersepeda, yaitu Rebase.

Rebase adalah semacam singgah pesepeda yang menyediakan virtual cycling training (zwift), body care, rental sepeda, cafe shop dan tempat ini juga menjual bermacam macam kendama. Pemilik Rebase sangat antusias dengan kehadiran kami, kami dipersilahkan untuk mencoba Zwift dan bermain Kendama. Setelah menikmati fasilitas dan keramahan Rebase kami bersiap untuk memulai bersepeda.
Rebase juga menyediakan berbagai macam majalah tentang bersepeda untuk menambah literasi pengunjung.
Pemanasan dengan Zwift sebelum bersepeda di rute sebenarnya.
Pemilik Rebase juga mengajarkan kami cara bermain Kendama.
Setelah beberapa waktu kami mencoba segala aktifitas yang bisa kami coba di Rebase, Kami pun mempersiapkan sepeda kami masing masing. Road Captain kami kali ini adalah Yasutaka Tashiro, beliau adalah mantan juara nasional Jepang yang pernah mewakili Jepang untuk Olimpiade Musim Panas 2004.
Kiri ke kanan: Aki, saya, Ken, Shelly, Chai dan road captain kami yang ramah, Yasu.

Rute Tokushima dimulai dari Rebase, kami menyusuri pinggiran kota Anan menuju Kota Minami dan berakhir di Kota Mugi. Di beberapa kilometer awal kami melintasi beberapa memandangan pinggiran Kota Anan dengan jalan yang relatif datar. Yasu membimbing peloton dengan baik, tak jarang beliau memperingatkan kami untuk
tetap bersepeda di jalur yang telah disediakan. Beliau selalu memberi isyarat untuk berhenti di setiap persimpangan yang ditemui walaupun sepi tidak ada kendaraan lain kami tetap harus berhenti.



Walaupun kondisi perempatan jalan sepi, namun kita harus selalu tertib mengikuti peraturan lalu lintas, saya sendiri jadi merasa malu karena suka menerobos rambu lalu lintas ketika bersepeda di Indonesia.

(Dokumentasi: Miku)

Terowongan yang sering kita jumpai di sepanjang rute. (Fotografer: Miku)

Jalan mulai menanjak, saatnya mengolah kembali ritme kayuhan. Seiring nafas yang mulai berat banyak pemandangan unik yang muncul didepan mata saya, suasana hutan khas jepang yang sunyi dan tak jarang kami melalui terowongan yang menembus bukit di sepanjang rute. Dan juga pemukiman -pemukiman kecil terlintas di sepanjang rute ini.

Pemberhentian kami ada di sekitar 20 kilometer pertama setelah tanjakan tanjakan awal. Lega rasanya bisa berhenti sejenak untuk menata kembali ritme nafas. Miku dan Emi membagikan pisang untuk booster kalori. setelah beberapa menit kemudian kami melanjutkan tanjakan selanjutnya, menuju perbukitan di daerah Minami, pemandangan laut mulai nampak di sisi kiri jalan.


Sepanjang rute hari ini berupa tanjakan dengan scene pemandangan alam di areal perbukitan (doc : Chai)


Nafas semakin berat untuk dikendalikan, seiring ritme mengayuh sepeda yang semakin melambat. tapi lega ketika sampai di pemberhentian selanjutnya yaitu Minami Awa Sunline, pemberhentian kami ini adalah titik tertinggi di sepanjang rute Tokushima, dimana kita bisa menikmati pemandangan laut luas dengan pulau pulau kecil yang berjajar di sepanjang garis horizon. Sangat lega setelah mengetahui akhir dari tanjakan panjang yang cukup melelahkan.


Minami Awa Sunline merupakan lokasi yang tepat untuk beristirahat di rute ini.
Cukup lama kami berhenti untuk menikmati pemandangan dan berfoto bersama kami pun melanjutkan rute ini. Mungkin semua tahu bagian terbaik dari rute tanjakan adalah turunan, favorit banget. Yasu menyarankan kami untuk mengenakan jaket di sisah rute ini karena hari mulai gelap udara semakin dingin dan angin kencang ketika turunan. Saya benar benar menikmati turunan yang melintasi vegetasi alam yang jauh berbeda dari vegetasi tropis yang biasa saya temui di Indonesia.


Titik finish rute hari ini, Mugi Station.
Setelah menikmati turunan dan akhirnya rute ini berakhir di Mugi Station, matahari sudah mulai terbenam dan segera akan gelap ketika sampai di lokasi tersebut dan kita menuju penginapan dengan menggunakan minibus.
Rute Tokushima ini memiliki panjang sejauh 51 Kilometer dengan grade tanjakan yang lumayan menghabiskan tenaga, rute yang cukup expert dan disarankan untuk pesepeda yang memiliki kebugaran yang cukup prima. Meskipun begitu, semua terbayarkan dengan segala sajian pemandangan di sepanjang rute. Permukaan jalan sepanjang rute ini beraspal dan nyaman untuk berbagai macam sepeda, khususnya roadbike.

Malam ini kita bermalam di Pension Shihikui. Pension Shishikui penginapan dengan bangunan bergaya rumah kabin yang dikelilingi pantai pribadi dan wilayah pegunungan yang indah. Pemilik Pension Shishikui terlihat ramah ketika menyambut kedatangan kami.

Menurut saya Pension Shishikui adalah tempat menginap yang paling menarik selama trip di Shikoku, suasana hijau pegunungan yang sejuk dan desiran ombak pantai menjadi tempat terbaik untuk meregangkan otot dan pikiran.
Salah satu sisi penginapan yang menghadap ke pantai pribadi.

Malam itu ditutup dengan hidangan makan malam ala Pension Shishikui dan kami pun bersistirahat untuk memulihkan tenaga.

Sampai jumpa besok ..

(Bersambung..)

Tulisan & Foto: Handa.

Related

trails 554894592250076846

Post a Comment

emo-but-icon

Follow Us

http://twitter.com/weeklybikers http://facebook.com/weeklybikers http://feeds.feedburner.com/weeklybikers

newest

popular

Comments

VIDEO

@weeklybikers

Connect Us

Counter

item