Berkeliling Kota di Surabaya Nite Ride.


Bagi seorang pengendara MTB, bisa memacu sepeda dengan liar di alam pegunungan itu adalah cita-cita. Sementara menjadi yang tercepat di jalanan beraspal bagi seorang road cyclist adalah obsesi. Penghobi touring sepeda juga tak mau kalah menunjukkan jati dirinya sebagai pesepeda dengan rute terpanjang. Dan masih banyak lagi genre lain dengan masing-masing idealisme mereka.

Tapi tahukah kamu? terlepas dari semua itu ternyata ada tantangan sederhana yang ternyata tak kalah sulitnya. Yaitu ketika mereka semua berkumpul dan dituntut menyisihkan sementara semua egonya, untuk rela mengayuh sepeda bersama mengitari kota dengan kecepatan rata-rata 13 km/jam saja.

Di sini hanya ada 1 nama genre.
Sepeda pancal.


Surabaya Nite Ride, 23 Maret 2018.

Inilah event yang membawa konsep tadi. Surabaya Nite Ride dijadwalkan setiap hari Jumat di akhir bulan. Mirip dengan event di Malang bertajuk Friday Biking Love yang pernah ditulis sedikit disini beberapa tahun silam. Nuansa kekeluargaan dengan saling mengenal dan bertukar informasi lebih diutamakan ketimbang kegiatan bersepeda itu sendiri. Senda gurau dan gelak tawa kerap terdengar di sepanjang perjalanan. Jadi jika seorang rider lebih banyak diam dan hanya terkonsentrasi penuh pada sepedanya sendiri dari start hingga finish maka bisa dibilang dia termasuk rugi di acara ini..hehe.

Start. 

Lokasi startnya ada di depan masjid Al-Falah. Kegiatan diawali dengan briefing pada pk. 19.30 tentang rute dan aturan yang berlaku, termasuk mewajibkan setiap baris yang hanya bisa diisi maksimal 2 pesepeda demi keselamatan dan kelancaran lalu lintas. Rutenya berkeliling kota dan berakhir di Taman Bungkul.
Rute lengkap Surabaya Nite Ride 23 Maret 2018.

Briefing sebelum start.
Sepeda kuno yang ikut meramaikan event.
KOMUNITAS LOW RIDER SUROBOYO. Yang unik, istilah low rider di sini juga terwakili oleh rider-nya yang low profile. Ivan (paling kiri) ternyata pernah mengayuh sepeda jenis ini dari Surabaya ke Jombang.
DUA SEPEDA PER BARIS. Kesempatan buat para jomblo mendapatkan pasangan hidup, setidaknya untuk beberapa kilometer ke depan.
IKON TERBARU KOTA SURABAYA. Foto peresmian Jembatan Ujung Galuh oleh Surabaya Nite Ride. Peresmian oleh walikota sendiri malah baru akan dilangsungkan dalam waktu dekat, hehe.

Kegiatan berakhir sekitar Pk. 21.30. Nite ride selanjutnya jika tidak ada halangan akan diadakan hari Jumat di minggu terakhir bulan depan, untuk info lebih jauh bisa kunjungi Fb page Surabaya Nite Ride.



 
Foto & tulisan: Andy


Related

story 1324705368773438445

Posting Komentar

emo-but-icon

Follow Us

http://twitter.com/weeklybikers http://facebook.com/weeklybikers http://feeds.feedburner.com/weeklybikers

newest

popular

Comments

VIDEO

@weeklybikers

Connect Us

Counter

item