Mengunjungi Pulau Dewata Bersama Group Asal Singapore. (1)


Denpasar, 6 April 2016

Perjalanan kali ini beda dari cerita2 sebelumnya, saya dan Antony berkesempatan mengunjungi Pulau Dewata. Kami mendapat undangan dari teman-teman asal Singapore yang kebetulan mengagendakan kegiatan gowes ke Bali. Dibanding Antony, momen ini terasa spesial bagi saya karena ini sekaligus merupakan pengalaman pertama saya mengunjungi pulau yang biasa dijuluki pulau Seribu Pura dan juga menjadi perjalanan paling jauh yang pernah saya tempuh.

Hari itu, tepatnya tgl 05 April 2017 kami memulai perjalanan menggunakan jasa travel dari Malang sekitar pkl 19.00 dan tiba di Bali tepatnya di kantor bali prima pkl 07.00 untuk mengambil paket sepeda yang kami kirim 3 hari sebelumnya.  Lebih cepat dari perkiraan yang harusnya tiba pkl 09.00. Kurang lebih 2 jam kami menunggu di depan kantor bali prima yang buka pkl 09.30.

 Early departure is always better, setidaknya itulah kalimat yang menghibur karena meskipun harus menunggu berjam-jam di kantor ekspedisi, semua terbayarkan ketika Dani Kusna ( teman sekaligus local guide yang akan memandu perjalanan kami selama di Bali) datang menjemput. Dia menawarkan kami untuk beristirahat di villa tempatnya bekerja sambil menunggu rombongan dari Singapore datang. Sejenak kami merasakan mewahnya fasilitas hunian villa berbintang lima ini. Villa Asli yang terletak di daerah Canggu Denpasar.

Kurang lebih pkl 11.30 kami berangkat menuju bandara untuk menjemput rombongan dari Singapore. Sampai di bandara waktu menunjukkan pkl 12.04. Setelah bertemu dengan rombongan dan saling bertegur sapa, kami langsung berkemas menuju ke tempat makan. Nasi pedas Ibu Andika menjadi menu santapan siang itu.
Bertemu dengan rombongan di bandara Ngurah Rai.

Suasana makan siang di Rumah Makan Nasi Pedas ibu Andika.
Usai makan siang, singkat cerita kami langsung menuju Indigo Tree, sebuah villa yang terletak di daerah Pejeng, Ubud. Daerah hunian yang jauh dari hiruk pikuk kota ini memakan waktu 1-2 jam perjalanan dari pusat kota yang ramai dikunjungi wisatawan.
Kami tiba Pk 16.00  dan bergegas merakit sepeda untuk digunakan keesokan hari hingga tak terasa waktu sudah menunjukkan jam makan malam. Disini salah satu teman kami Jojo menyiapkan makan malam. Entah apa karena kami lapar, menu malam itu yang hanya indomie dan telur mata sapi terasa nikmat.
Vila Indigo Tree, tempat kami menginap.
Welcome drink yang disediakan vila Indigo Tree.
Menyiapkan sepeda untuk esok hari.
Jojo (kaos biru) sedang menyiapkan masakan untuk kami semua.
Indomie goreng dan telur mata sapi menjadi pilihan paling praktis untuk mengganjal perut malam itu.


Bersepeda hari pertama.

Kami bangun pukul 06.00 untuk bersiap gowes. Meski pagi itu disambut dengan hujan deras tapi tidak menyurutkan niat kami yang telah jauh datang untuk menikmati alam Bali. Dani Kusna terlebih dulu menyiapkan sarapan. Tepat pkl 07.30 kami memulai perjalanan menuju track Penulisan - Pantai Tianyar atau yang biasa di sebut Secret Track. Perjalanan memakan waktu kurang lebih 2 jam. Sesampainya di starting point hujan sudah mulai reda, akan tetapi angin bertiup kencang dan berkabut.
Hujan deras mengawali kegiatan pagi itu.
Setibanya di lokasi hujan sudah mulai reda, tapi angin bertiup kencang disertai kabut tebal.

Track di hari pertama merupakan yang paling berat, di awal kita  disuguhi tanjakan yang sangat terjal. Kurang lebih 1-1,5 jam tanjakan sebelum bonus turunan di akhir track. Tapi semua terbayar dengan view yang sangat memanjakan mata, dan icon track kali ini adalah pura yang terletak di atas tebing dengan view laut lepas. Jadi kami start dari atas pegunungan dan finish di tepian pantai tianyar. Lengkap!

Menyempatkan berfoto dari ketinggian dengan latar belakang laut.

Warung yang menandakan titik tertinggi dari trail ini.


Pura ini menjadi icon trail Penulisan - Tianyar.

Menyapa dan berfoto dengan anak-anak yang tinggal di situ.

Tempat berakhirnya trail Penulisan - Pantai Tianyar.
Track Penulisan-Tianyar merupakan satu-satunya rute yang dilalui pada hari pertama ini. Kami memutuskan kembali ke vila untuk bersantai dan beristirahat mengingat masih ada sejumlah track yang berbeda menanti esok hari.

(cerita selanjutnya.)

Tulisan & Foto: Vicky



Related

story 6869901190899335240

Posting Komentar

emo-but-icon

Follow Us

http://twitter.com/weeklybikers http://facebook.com/weeklybikers http://feeds.feedburner.com/weeklybikers

newest

popular

Comments

VIDEO

@weeklybikers

Connect Us

Counter

item