Pencarian Semangkuk Bakso Yang Sia-Sia.

Sabtu, 3 Des 2016

Lagi, pengguna road bike (RB) dan mountain bike (MTB) hari itu menjadwalkan gowes bareng dengan mengambil rute sejauh 25 km atau 50 km pulang pergi. Lokasi tepatnya yaitu di kawasan Sumber Sira, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Kami berangkat dari alun-alun kota Malang sekitar pk 6.30. Jalur menuju kesana yang berkontur datar dan beraspal memungkinkan kedua jenis sepeda ini menggelinding beriringan. Meski tentu saja, menyatukan dua karakter sepeda yang bertolakbelakang dalam satu grup adalah ibarat pasangan suami istri yang sedang membina rumah tangga. Dibutuhkan saling pengertian dari tiap rider untuk mengerem idealisme pada saat itu. Pengguna RB terlihat berusaha sabar menemani pengendara MTB yang relatif lebih lambat di jalanan beraspal, pun demikian sebaliknya ketika menjelang memasuki kawasan Sumber Sira, area offroad yang sebenarnya hanya tidak sampai 5% dari total perjalanan sudah cukup untuk membuat pengguna MTB menunggu pengendara RB menuntun sepedanya. Beruntunglah semua perbedaan itu tidak menjadi masalah lagi karena inti latihan fisik pagi itu sebenarnya bukanlah pada otot lutut dan kaki tapi melainkan pada otot perut. Lha. Kok bisa?

Bagaimana tidak, hampir di sepanjang perjalanan ini dipenuhi oleh canda tawa sejak dari berangkat kepanasan hingga pulang kehujanan.


Rute beraspal menuju Sumber Sira.

Tiba di Sumber Sira.

Singkat cerita kami tiba di Sumber Sira sekitar Pk. 8.00. Sebagian dari kami ada yang menghabiskan waktu dengan bercengkrama sambil minum teh panas, sementara sebagian yang lain tidak menyia-nyiakan kesempatan berenang di jernihnya air Sumber Sira. Yang kita lakukan hanyalah mengisi waktu sambil menunggu target utama selanjutnya yaitu warung bakso searah perjalanan pulang yang diperkirakan buka Pk 9.30.
Gerbang masuk sumber Sira yang memiliki tanda peringatan khas.
Berendam di jernihnya air sumber setelah menempuh 25 km perjalanan terasa menyegarkan.
Air dari sumber mengalir melintasi alam pedesaan.
Obrolan santai dengan beragam topik, mulai dari parts sepeda hingga obrolan 18+.
Teh panas dan gorengan menjadi pilihan favorit, khususnya bagi mereka yang berenang.
Vicky sebenarnya terbiasa menggunakan MTB, namun sepertinya saat itu ia lupa jika sedang menggunakan RB. Jalanan offroad menjelang pintu masuk sumber sira tetap saja diterobosnya hingga berakhir seperti ini.

Foto bersama sebelum meninggalkan Sumber Sira.
(kiri-kanan: Sameng, Donny, Rizal, Oky, Meru, Indra, Vicky, Andy, Adi, Yoppy, Antony, Rey, Teddy)

Warung bakso yang tutup.

Setelah itu kami bergerak lagi, mengayuh penuh semangat sambil membayangkan bakso dengan siraman kuah panas yang akan menunggu kami di sebuah warung yang sudah direncanakan sejak tadi. Sayang, setibanya di sana kami hanya mendapati warung bakso yang masih tutup. Ah, apa boleh buat, kami pun memutuskan kembali mengayuh, kali ini dengan kayuhan yang sedikit gontai. Wajah-wajah sumringah itu mulai beralih lesu. Ban milik Yopy juga sempat bocor di pertengahan jalan. Kegiatan hari itu akhirnya ditutup dengan hujan deras saat kami mengayuh menuju rumah.
Nasib.
Wajah lesu setelah mendapati warung bakso yang tutup.

Salah seorang teman yang melampiaskan kekesalan pada judul strava activity-nya.

Tulisan & foto: Andy

Related

story 8860057099379451538

Posting Komentar

  1. ahahahaha... ngakak baca endingnya :p

    BalasHapus
  2. Kasian....
    Kok gak hubungi saya nanti saya butkan bakso sendiri.. 😂😂😂😂😂😂

    BalasHapus

emo-but-icon

Follow Us

http://twitter.com/weeklybikers http://facebook.com/weeklybikers http://feeds.feedburner.com/weeklybikers

newest

popular

Comments

VIDEO

@weeklybikers

Connect Us

Counter

item