Sesi Foto Seru Bersama Kilim


Suatu sore saya dan Handa sedang berada di halaman belakang kantor, kami berbincang santai seusai jam kerja sembari menunggu adzan maghrib. Tempat itu termasuk spot favorit kami karena disanalah sepeda kami diparkir. Jika tidak sempat bersepeda, mengobrol sambil memandanginya saja terbukti bisa membuat pikiran rileks. Dari percakapan itu tak sengaja tercetus ide untuk membuat sesi foto dengan tema sepeda. Kali ini kami akan mencoba membuatnya lebih serius dengan membawa lebih banyak perlengkapan.

Beberapa minggu kemudian, ternyata rencana ini sampai ke telinga seorang teman yang bekerja di pabrik sepeda Polygon. Dia bermaksud memberikan support setelah mendengar rencana kami. Singkatnya, bergabunglah dia dengan membawa 2 produk sepeda polygon edisi terbaru yang siap digunakan. Sedangkan untuk ridernya kami sepakat menggunakan jasa atlit downhill bernama Kilim. Tidak perlu lagi mempertanyakan skill rider bernama asli Chrisdian Mardianto ini karena prestasinya sudah cukup menjawab. Yang terbaru, dia berhasil merebut podium kedua Djarum Indonesian Downhill 2016 di Umbul Sidomukti, Bandungan - Jawa Tengah kemarin.

Kemudian tentang penentuan lokasi. Track di pertengahan Cangar dan Coban Talun akhirnya dipilih dengan alasan selain karena faktor efisiensi (aksesnya mudah dan jaraknya tidak terlalu jauh), view alamnya pun juga sudah menunjang. Pepohonan lebat, track berbatu dan sungai dangkal semuanya bisa didapat tidak lebih dari setengah hari.

Selanjutnya silakan melihat prosesnya melalui foto-foto berikut ini.

Kamis, 14 April 2016.
Pk. 07.00. Dimulai dari depan studio, kami dijemput oleh 2 orang dari tim polygon (Danis dan Liswanto). Dari sini kami berangkat menjemput Kilim sebelum menuju lokasi.
Tiba di lokasi. Di balik kios apel itu ada jalan masuk menuju track. Mobil hanya sampai disini, selanjutnya kami berjalan kaki.
Sarapan dulu. Tim dari kiri-kanan: Kilim (talent), Liswanto (kru), Handa (fotografer), Danis (kru).

PERSIAPAN. Melakukan setting sepeda termasuk beberapa adjustment menyesuaikan postur Kilim yang tinggi dan langsing.





Hujan deras sempat turun menjelang akhir kegiatan membuat kami bertiga ragu untuk melanjutkan. Tapi karena sudah kepalang basah berada di tengah hutan akhirnya diputuskan untuk tetap lanjut meski hanya dengan sebuah payung dan beberapa lembar plastik untuk menutupi flash.
Kegiatan hari itu berakhir sekitar jam 16.00 dan ditutup dengan segelas susu hangat dan soto daging di warung KUD Batu ketika dalam perjalanan pulang.

Untuk melihat hasil fotonya silakan menuju link di bawah ini:

Galeri Foto Kilim di  Trail Cangar.

Tulisan & Fotografer: Andy

Related

story 3623898259933351641

Posting Komentar

emo-but-icon

Follow Us

http://twitter.com/weeklybikers http://facebook.com/weeklybikers http://feeds.feedburner.com/weeklybikers

newest

popular

Comments

VIDEO

@weeklybikers

Connect Us

Counter

item