70 Km on Road (Sumber Maron)


Minggu, 18 Januari 2015

Menjaga stamina, meningkatkan fisik dan yang semacamnya biasa dijadikan alasan penggemar MTB ketika bersepeda on road. Tapi alasan kali ini bukanlah itu melainkan kami sedang kebetulan  malas untuk mencuci sepeda dan pakaian yang kotor  jika harus memasuki lintasan off road bekas guyuran hujan.

Kemana?

Ada beberapa alternatif rute yang biasa digunakan mayoritas road biker seperti Batu atau Poncokusumo, namun hingga menit terakhir pagi itu, kami masih bingung menentukan pilihan sebelum akhirnya diputuskan untuk  ke arah selatan menuju daerah Gondanglegi atau lebih tepatnya di Sumber Maron. Tawaran itu terlontar iseng dari Antony dan memang belum ada dari kami yang pernah ke sana selain dia.  Perjalanan ini sekaligus kami jadikan tantangan karena ada yang menyebut rute Sumber Maron ini adalah rute 'plaur’. Bagaimana tidak, meski konturnya relatif datar tapi jaraknya pulang pergi kurang lebih sejauh 70 km. Mantap. Bagi saya pribadi ini adalah rekor bersepeda terpanjang.

Perjalanan

Berangkat Pk 7.30, perjalanan ke sana memakan waktu hampir 2 setengah jam termasuk 4 kali berhenti untuk beristirahat. Panas menyengat di sepanjang jalan membuat kami menghabiskan banyak sekali air mineral.
Pos peristirahatan pertama. GOR Ken Arok.

Jalan di seperempat rute awal adalah aspal melintasi perkotaan. Tidak terlalu menarik karena terlalu banyak kendaraan bermotor. Setelah melalui Bululawang barulah kami mengambil jalur alternatif. Tetap beraspal tapi sepi dengan view sawah lepas di kiri dan kanan.
Jalur alternatif. Pemandangan lepas di sisi kiri dan kanan lumayan berfungsi sebagai penangkal rasa bosan karena jalan ini hanya lurus dan panjang. Nyaris tidak ada belokan.
Tiba di Sumber Maron.


Memasuki kawasan Sumber Maron.
Lokasinya lumayan bagus, cocok buat yang hobi berendam. Hanya saja hari itu sedang ramai-ramainya karena hari Minggu. Tenaga kami mungkin sudah terkuras 50%. Kami terpaksa berpikir 2 kali jika akan menceburkan diri dan bermain air mengingat perjalanan pulang yang panjang masih menanti. Akhirnya kami hanya menghabiskan waktu dengan menyantap beberapa butir apel yang kita bawa dan memesan susu Milo panas sambil sesekali mencelupkan kaki ke air.
Suasana Sumber Maron di hari Minggu ketika sedang ramai-ramainya.
Kembali ke Malang.

Tidak terlalu lama setelah itu kami lanjutkan dengan perjalanan kembali ke Malang. Perjalanan pulang ini terasa 2 kali lebih berat dan lebih lama. Stamina yang sudah terkuras, terik matahari yang kian menyengat ditambah banyaknya stop yang kita lakukan adalah penyebabnya.

Berhenti sebentar tepat ketika akan memasuki gapura Desa Sukorejo.
Entah benar atau tidak, menurut saya bersepeda on road juga membuat nafsu makan meningkat luar biasa. Sesampainya di Bululawang, lagi-lagi kami berhenti mengisi perut di sebuah warung bakso urat kesukaan Vicky. Yang lucu, hanya seratus meter selepas dari sini kami serentak kompak berhenti di sebuah pom bensin untuk mengantri toilet..hehe.

Memasuki Jl. Ki Ageng Gribik, kami hanya mengayuh semampunya dan tiba di rumah Pk 14.30. Lebih lama  1 jam dari perkiraan semula.

Newcomer

Sementara itu, di antara kami berlima terdapat seorang bernama Angga yang baru pertama kali ini ikut bersepeda karena ingin mencoba sensasinya. Kami  meminjamkan sebuah sepeda untuknya dan sempat berpikir mungkin dia akan apes karena langsung dihadapkan dengan rute Sumber Maron yang lumayan berat. Tapi yang terjadi justru sebaliknya, seluruh rute di sepanjang 70 km itu digowesnya perlahan hingga finish sambil terus tersenyum.
Tidak cukup sampai di situ, keesokan hari dia mulai kerap tertangkap sedang browsing berbagai merk sepeda berikut perlengkapannya melalui komputer kantor.

Hal yang wajar. Selamat datang di dunia sepeda.
Sekali mencoba dan biarkan virusnya bekerja..
Angga, the newcomer.
 Lokasi Sumber Maron pada google map: 8°9'55" S 112°35'32" E

Tulisan: Andy
Foto: Handa

Related

story 3567527133448682830

Posting Komentar

  1. wah lumayan jauh juga gowes 70 km .... tapi air terjun-nya unik dan keren ..

    BalasHapus

emo-but-icon

Follow Us

http://twitter.com/weeklybikers http://facebook.com/weeklybikers http://feeds.feedburner.com/weeklybikers

newest

popular

Comments

VIDEO

@weeklybikers

Connect Us

Counter

item