Survey Track 5 Cm


Selasa, 2 Des 2014.

Setelah sebelumnya pernah saya bahas tentang perjalanan survey track ke 5cm, kali ini saya juga melakukan kegiatan yang sama, dengan personil lebih banyak. Seperti yang selama ini saya dan banyak penghobi MTB Trails lain jalani, ada kegiatan baru yang bahkan bisa dibilang menjadi profesi sampingan, yaitu menjadi Trails Guide. Kembali ke tema utama, kenapa kami perlu melakukan survey? Karena 2 orang teman saya yang nantinya akan membantu saya belum pernah merasakan bersepeda di track 5cm.

Maka diputuskan tanggal 2 desember 2014, kami berempat memutuskan untuk berangkat, jam 6 pagi kami berkumpul di threetones photo studio tempat salah satu teman saya, dan Pk 6.30 kami berangkat menggunakan kendaraan pick up. Saya duduk di depan, dan 3 teman saya yaitu Indra, Vicky, dan Handa di bak belakang. Kami memutuskan untuk berhenti sarapan di warung rawon langganan saya di daerah purwodadi sebelum melanjutkan perjalanan kembali menuju wonokitri.


Persiapan utama yang biasanya kami lakukan sebelum hari H menjadi trails guide :

1.     Akomodasi ( transportasi dan penginapan )

2.     Sepeda dan perlengkapan bersepeda ( helm, protector, GPS, P3K, baju, sepatu )

3.     Pengetahuan track ( panjang, tipikal, komposisi, durasi, kondisi )

Diatas adalah 3 komponen wajib yang harus kami kuasai, tapi masih ada hal hal lain yang perlu kami siapkan juga, tergantung dari berapa lama perjalanan itu sendiri. Setelah 2,5 jam perjalanan sampailah kami di wonokitri, yang biasa menjadi tempat transit kendaraan yang akan melanjutkan wisata ke Bromo. Kami menuju penginapan yang nantinya akan ditempati oleh Tamu kami. Ternyata pemilik homestay sedang berada di balai desa mempersiapkan pernikahan putra nya, dan kami menyusul ke balai desa.
Tempat si pemilik homestay akan melangsungkan pernikahan putranya.
Setelah memastikan ketersediaan homestay, tuan rumah mengarahkan kami ke dapur dimana mereka memasak semua jenis makanan untuk acara resepsi pernikahan anak nya. Kami pun duduk sejenak untuk menghormati keramahan ini, dan makan sebisa mungkin, karena mengingat sarapan kami hanya 2,5 jam yang lalu.

Istimewa. Sepertinya keputusan sarapan rawon 2,5 jam yang lalu itu agak kurang tepat..hehe
Setelah berpamitan kami melanjutkan perjalanan kembali menuju Penanjakan, titik dimana kami akan memulai perjalanan bersepeda kami. Tapi terlebih dahulu kami harus melewati loket yang mengharuskan kami membayar tiket masuk.
Loket memasuki Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menuju Penanjakan.
Tidak lama kemudian sampailah kami di titik start, dan kami segera melakukan persiapan mengingat waktu kami yang terbatas, berbeda dengan survey sebelumnya, cuaca kali ini langsung disambut kabut tipis, angin yang lumayan kencang, suhu yang dingin, tapi tanah yang padat, tidak ada debu.
Seperti dapat dilihat, dimana mana kabut, di foto memang terlihat kabut tipis, tapi kenyataannya jarak pandang cukup pendek, mengingat hujan juga membuat penglihatan harus sedikit dipaksakan. Batu batu macadam yang licin, lalu lintas warga yang kadang lewat, cuaca dingin, pakaian yang basah, rem yang berbunyi, semua itulah yang akan menemani anda sampai finish nanti.
Kabut, suhu yang dingin dan jalan makadam yang kami jumpai di perjalanan ini.
Hamparan view yang menawan.
Rumah kaca ini adalah salah satu ikon rute 5 cm.

Setelah kira kira 3,5 jam bersepeda kami sampai di sukapura, finish, badan terasa basah, dingin, kotor, tujuan pertama kami adalah kamar mandi, setelah membersihkan badan, kami pun bersiap siap untuk pulang.

Perjalanan pulang.

Ada 2 opsi rute pulang menuju kota Malang, yang pertama via pasuruan yang jelasnya menambah jarak tempuh karena memutar dulu, opsi kedua melewati kembali lautan pasir dan kembali ke pananjakan, dan turun melalui jalan yang sama dengan jalan yang kami lewati waktu berangkat tadi. Dan kami mengambil opsi kembali ke lautan pasir untuk menghemat waktu mengingat hari semakin petang.
Tidak lama setelah melewati cemoro lawang, kami turun ke lautan pasir, dan pemandangan karpet hijau di bukit teletubbies menyuguhkan pemandangan ala Shire, tempat dimana para Hobbit tinggal, hijau hijau dan hijau, dikombinasikan dengan pasir abu abu tua menambah kontras pemandangan itu, memanjakan mata kami dan sejenak menghilangkan penat di badan.
Menyempatkan berfoto bersama di lautan pasir dan kehijauan yang ada di sana.
Viewnya bagai negeri dalam dongeng.
Rute ke Jemplang melewati medan yang bahkan buat sopir berpengalaman pun akan menemui kesulitan, di beberapa titik medan rusak sehingga mobil terpaksa di dorong dan dibantu diberikan beban, kami yang sudah cukup lemas harus memaksakan diri kami agar bisa meloloskan mobil kami. Perjuangan masih berlanjut bahkan ketika kami sudah tidak di atas sepeda lagi. Tapi disini kami merasakan ini adalah bagian dari apa yang kami lakukan, dan semua sepadan, dan bagi 1 teman saya, Vicky, ini adalah perjalanan ke Bromo pertama kalinya, dan mungkin yang terberat.
Jalur menuju Jemplang yang di sebagian titik banyak yang rusak.
Setelah berjuang melawan medan yang berat, cuaca yang dingin, hujan gerimis, perjalanan yang kami kira lebih pendek, malah lebih lama, dan menguras tenaga, capek, kedinginan, lapar, tapi puas, karena survey kali ini kami melewati track 5cm dalam kondisi COLD, HARD, WET. Dan 3 kata itu yang rencananya saya tempatkan di kaos weekly bikers edisi 5cm. karena itu yang terjadi.

Singkat cerita akhirnya kami tiba di studio, tempat yang kami gunakan sebagai titik kumpul pagi tadi. Hari sudah gelap, kami saat itu sudah kelaparan bahkan untuk berpikir saja sudah capek. Tiba-tiba muncul seorang yang juga berkantor disitu bernama Gandhi menyuguhkan beberapa potong cheese cake dan kopi panas ketika kami sedang mencuci sepeda. Ternyata dia sedang berulangtahun. Alhamdulillah. Terlepas dari semua itu kami bersyukur, tidak ada insiden sama sekali dan semua berjalan lancar. Inilah akhir perjalanan survey kami kali ini, sampai jumpa di perjalanan berikutnya, salam.

Tulisan      : Antony
Fotografer: Handa & Antony

Related

story 3368423112737607925

Posting Komentar

emo-but-icon

Follow Us

http://twitter.com/weeklybikers http://facebook.com/weeklybikers http://feeds.feedburner.com/weeklybikers

newest

popular

Comments

VIDEO

@weeklybikers

Connect Us

Counter

item