Mengayuh di Tengah Raungan Suara Motor Trail


Minggu, 9 Nov 2014
Rute: Coban Tengah - Coban Rais - Goa Jepang

Jika dilihat dari rutenya yang terbayang adalah view coban (air terjun), tetapi dalam sepanjang perjalanan tidak sekalipun kita melihatnya. Jalurnya hanya melintasi kawasan daerah tersebut tanpa sempat menyinggahi spot air terjunnya. Selain itu, pilihan rute hari itu ternyata
bertepatan dengan event Jambore Adventure Trail (JAT) yang mengambil lokasi dengan jalur yang sebagian besar sama dengan yang kita lalui. Apa boleh buat, hal itu membuat kita seperti mengayuh sepeda diiringi suara bising puluhan motor trail yang meraung dari berbagai arah.
Tiba di Coban Tengah Pk 8.15, sebuah kendaraan pick-up, 1 kendaraan avanza serta satu pick-up lagi dari rombongan Singosari membawa semua sepeda dan rombongan sementara 1 orang (Antony) sudah lebih dulu tiba dan menunggu di Coban Rondo karena memilih untuk mengayuh sepedanya dari Malang tanpa menggunakan kendaraan loading.

Selanjutnya kita langsung menanjak dan tiba di pos peristirahatan pertama yang cukup familiar di mana di sana terdapat pepohonan unik yang mengeluarkan aroma seperti minyak kayu putih.
Bekas perapian terlihat di sana yang mengingatkan ada beberapa teman yang melakukan kegiatan survival sejak Sabtu kemarin. Tidak ragu lagi sepertinya di sinilah mereka bermalam.
Kami yang gowes hari itu.

Bekas perapian Survivor Bike-Camp?
Di sini kami juga berjumpa 3 orang rider lain. Mereka meminta saya untuk memotret dan mengirimkan hasilnya via email. Dengan senang hati saya sanggupi karena salah satu dari mereka ternyata adalah WNI yang tinggal di Turki dan sedang berlibur di sini. Sudah tentu ini adalah momen berharga buatnya.
Sementara itu, rombongan asal Singosari sudah terlebih dulu melanjutkan perjalanan.

3 orang rider yang tak sengaja kita jumpai.
Setelah meninggalkan pos peristirahatan kita segera menuju Coban Rais. Sejak itulah kita kerap menjumpai pengendara motor trail. Awalnya hanya satu-dua hingga akhirnya berjumlah puluhan yang membuat kita beberapa kali terhenti.
Tanaman kering sisa-sisa musim kemarau.

Menikung di salah satu daerah bertebing dan berjurang.

Di sebagian lain jalurnya masih berdebu tapi tidak terlalu parah karena sudah mulai masuk musim penghujan.

Motor trail yang seringkali manyalip kami ataupun berpapasan.
Sesampainya di Coban Rais, akhirnya kami bertemu dengan para survivor bike-camp sedang bersantai di sebuah warung. Waktu pun dihabiskan dengan bercengkerama sambil mengisi perut.

Bertemu teman-teman Survivor Bike-Camp di sebuah warung.
Selanjutnya adalah melanjutkan perjalanan menuju Goa Jepang.
Sempat sekali melintasi sungai kecil.

Sedang asik motret tiba-tiba dikejutkan munculnya rider lain.
Lagi-lagi, kita berjumpa dengan 3 orang secara tak sengaja. Di antaranya ada bule asal Denmark. Tiga orang ini sedang berwisata dari Bali. Mereka tampak masih asing dengan rute ini dan memutuskan bergabung dengan jalur yang kita tempuh menuju goa jepang.
Momen ketika kami menawarkan mereka untuk bergabung.

Salah satu spot yang menarik.

Re-grouping sambil berkenalan lebih jauh dengan 3 teman barusan (baju merah).

Tiba di Goa Jepang.
Selepas dari sini kami kembali berpisah dengan 3 wisatawan tersebut. Kita langsung meluncur menuju Malang sementara mereka menginap di Batu.

Tulisan & Foto: Andy

Related

story 8769187331990074610

Posting Komentar

emo-but-icon

Follow Us

http://twitter.com/weeklybikers http://facebook.com/weeklybikers http://feeds.feedburner.com/weeklybikers

newest

popular

Comments

VIDEO

@weeklybikers

Connect Us

Counter

item