Kembali ke Wonosari.

Kebun teh Wonosari, 15 April 2013. Setelah  beberapa minggu berturut-turut dihajar rute Tutur-Welang, sekarang saatnya me-refresh diri dengan terapi hidung, mata & lidah (baca: aroma teh, view lereng gunung, warung Bu Jujuk).
Persiapan menuju kebun teh dari sebuah tempat distributor elpiji di Singosari.


Gowes single track membelah kebun teh.

Mengambil nafas sambil bercanda di sela jeda istirahat.
Melintasi sungai kering dilanjutkan dengan tanjakan.

Bejo terengah-engah di level tertinggi dari rute ini.

Kacamata & jersey lengan panjang sangat berguna ketika harus melibas jalur seperti ini.
Salah satu spot yang rindang & relatif lurus menurun dengan kontur berbatu.

Seperti biasa ban adalah makanan empuk bagi jalanan menurun & berbatu bila ukuran anginnya kurang. Di sini Bejo nasibnya sedang kurang 'bejo'..hehe

Ada yg menarik sesampainya kita tiba di tempat distributor elpiji, tempat dimana kita berangkat tadi. Di situ tampak semacam lampu petromax berbahan bakar elpiji. Hasan melakukan demo lampu tersebut yg menurutnya aman dan jauh lebih efisien dibandingkan menggunakan minyak tanah yang mulai langka. Jika ingin lebih terasa efisien & ekonomis lagi, bisa juga sambil masak barbeque di atasnya, sate misalnya..haha

Related

story 9070404677890824224

Posting Komentar

emo-but-icon

Follow Us

http://twitter.com/weeklybikers http://facebook.com/weeklybikers http://feeds.feedburner.com/weeklybikers

newest

popular

Comments

VIDEO

@weeklybikers

Connect Us

Counter

item